Senin, 22 Juli 2013

Forex Harian Euro, Setelah Terangkat Naik Hari ini Koreksi Tipis

Forex Harian; Euro Terangkat NaikIndeks Euro pada perdagangan forex minggu lalu secara umum terpantau menunjukkan pergerakan naik terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Setelah dibuka pada kisaran 109.21 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik 4 pips atau sekitar 0.03 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 109.25.

Mata uang Euro terpantau bergerak positif menjelang pengumuman dari Destatis (kantor statistik Jerman) mengenai perkembangan terakhir pada sektor produksi di negara tersebut. Indikator fundamental ekonomi German PPI m/m kinerja Juni diperkirakan oleh sejumlah ekonom akan menunjukkan performa membaik, dan diduga dapat menunjukkan kenaikan ke angka -0.2% dari nilai periode sebelumnya yaitu -0.3%.

Dan pergerakan mata uang Euro pada hari ini (Senin, 22 Juli 2013, 05:37:54 GMT) secara umum terpantau melemah terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 132.06 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -59 pips atau sekitar -0.44 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 131.47.

Eurostat (kantor statistik Eropa) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Juni mengenai indeks keyakinan konsumen di bulan tersebut. Indikator fundamental ekonomi Consumer Confidence diduga akan menunjukkan sinyalemen negatif dan diestimasi masih akan berada di angka pesimis yaitu -18 dari nilai periode lalu yaitu -19.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan mata uang Euro/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 131.42 dan level resistance pada kisaran 132.48.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola konsolidatif terhadap Yen Jepang dalam tiga bulan terakhir. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro kembali berada pada pola channelling up, setelah sempat keluar dari jalur tersebut. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish ( minor ).

Rabu, 10 Juli 2013

Penilaian terhadap Ekonomi Jepang Mulai Positif, Yen Bergerak Naik Terbatas

Yen Bergerak Naik Terbatas; Penilaian terhadap Ekonomi Jepang Mulai PositifJelang pertemuan para petinggi bank sentral Jepang besok, mata uang yen Jepang tampak melanjutkan peningkatannya terhadap dollar AS. Yen cenderung mengalami rebound karena pasar belum melihat bahwa BOJ akan melakukan sesuatu untuk mengatasi volatilitas di pasar obligasi di negara tersebut.

Bank of Japan akan melangsungkan pertemuan bulanannya mulai besok, untuk dua hari berturut-turut. Petinggi BOJ akan mendiskusikan peningkatan penilaian terhadap ekonomi Jepang dengan menggunakan kata “pulih” untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun belakangan.

Bulan lalu BOJ memutuskan untuk tidak memperpanjang jangka waktu pinjaman yang merekan gunakan untuk mengurangi volatilitas. BOJ masih mempertahankan kebijakan yang dibuat pada bulan April lalu untuk meningkatkan basis moneter sebesar 60 triliun yen (593 miliar dollar) menjadi 70 triliun yen per tahun.

Pada perdagangan forex hari ini mata uang yen Jepang tampak mengalami pergerakan menguat tipis terhadap dollar AS (10/07). Yen terpantau berada di teritori positif, meskipun masih di kisaran terendah dalam 1.5 bulan belakangan. Pergerakan yen masih berada dalam pola melemah di tengah momentum dollar yang memang sedang menguat.

Hari ini pergerakan yen tampak terbatas karena pasar menantikan arahan dari bank sentral Jepang. Para petinggi Bank of Japan mulai melangsungkan rapat untuk membahas kebijakan moneter dan penetapan suku bunga acuan untuk satu bulan ke depan hari ini. Hasil rapat tersebut akan diumumkan besok.

Para pelaku pasar berspekulasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan outlook terhadap kondisi ekonomi di negara tersebut. IMF sendiri memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang tahun ini bisa mencapai angka 2 persen, naik dari prediksi 1.6 persen yang dibuat bulan April lalu.

Hari ini yen berada pada posisi 100.98 per dollar AS. Mata uang Jepang ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 101.17 per dollar AS. Pada tanggal 8 Juli lalu yen sempat anjlok ke posisi 101.54 per dollar yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 30 Mei lalu.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang yen pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan terbatas. Nilai tukar yen ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 100.60 – 101.20 poin.

Selasa, 09 Juli 2013

itekan Sentimen Dollar yang Sedang Positif, Poundsterling Inggris Kembali Melemah

Poundsterling Inggris Kembali Melemah Ditekan Sentimen Dollar yang Sedang PositifPada perdagangan forex kemarin nilai tukar mata uang poundsterling terhadap dollar kembali melemah. Mata uang Inggris ini melanjutkan penurunannya dan kembali mencapai level paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan. Pada sesi perdagangan hari ini poundsterling melemah karena masih dipengaruhi oleh kebijakan BOE untuk mempertahankan suku bunga rendah dan kebijakan moneter longgar.

Dalam pernyataan kebijakannya tadi malam BOE mengatakan bahwa perkembangan ekonomi yang terjadi akhir-akhir ini belum akan mendorong nilai tukar kembali menguat. Mark Carney selaku Gubernur baru BOE memutuskan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga rendah dan moneter longgar.

Sementara itu dollar sendiri berada dalam kondisi yang cenderung menguat. Pasar menantikan data perubahan NFP dan tingkat pengangguran di AS yang dijadwalkan akan diumumkan nanti malam. Kedua data ini diperkirakan akan menunjukkan kondisi yang cukup baik.

Dan pada perdagangan forex hari ini nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS mengalami penurunan (09/07). Mata uang Inggris ini melemah seiring dengan kenaikan yang dialami oleh dollar AS terhadap sebagian besar rivalnya. Indeks dollar hari ini menguat karena para investor meningkatkan spekulasi bahwa Fed akan membeberkan panduan lanjutan mengenai rencana untuk mengurangi program pembelian asset.

Indeks dollar menguat setelah kemarin sempat mengalami peningkatan hingga ke posisi paling tinggi dalam tiga tahun belakangan. Sayangnya indeks dollar pada sesi perdagangan AS mengalami koreksi sehingga harus ditutup pada posisi negatif di akhir perdagangan dini hari tadi.

Pada perdagangan kemarin poundsterling sempat mengalami peningkatan yang cukup baik. Poundsterling rebound dari level paling rendah dalam nyaris 4 bulan belakangan terhadap dollar di tengah harapan membaiknya data aktivitas manufaktur dan produksi sektor industri. Akan tetapi tampaknya untuk hari ini tekanan dari momentum kenaikan dollar kembali halangi kelanjutan rally poundsterling.

Seiring dengan dipilihnya dollar AS, mata uang poundsterling tampak mengalami tekanan. Pasar menantikan rilis data catatan rapat FOMC Fed yang diperkirakan akan memberikan acuan mengenai rencana untuk mengurangi program stimulus moneter di AS.

Hari ini poundsterling berada pada posisi 1.4944 dollar. Posisi euro tersebut mengalami penurunan dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1.4951 dollar.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling pada perdagangan hari ini akan cenderung melemah terbatas. Nilai tukar poundsterling diprediksi akan bergerak pada kisaran 1.4900 – 1.5000 dollar.

Rabu, 19 Juni 2013

Denyut Forex Global Hari Ini: Euro Naik


Bank Jepang menghadapi dilemma, apakah menstabilkan pasar keuangan (obligasi) yang bergejolak ataukah tetap pada QE yang radikal, berita forex seperti ini tentu akan membawa dampak yang cukup signifikan bagi pergerakan forex di Indonesia.

Yen berada pada dua bulan tertinggi terhadap dolar AS dan euro di perdagangan pagi Asia, sementara investor menunggu kejelasan Fed.

Euro pada Senin pagi ini mengalami peningkatan terhadap yen Jepang menjelang data neraca perdagangan kawasan euro untuk bulan April lalu yang dijadwalkan akan diumumkan hari ini (17/06). Di bulan Maret lalu surplus perdagangan di kawasan euro mencapai rekor tertinggi.

Di bulan Maret lalu surplus perdagangan di kawasan euro mencapai 18.7 miliar euro (25 miliar dollar). Surplus perdagangan ini merupakan yang terbesar sejak kawasan euro tercipta di tahun 1999 lalu.

Yen Jepang tampak mengalami pergerakan melemah pada perdagangan hari ini, termasuk terhadap euro. Melemahnya yen terjadi akibat indikator teknikal yang mengisyaratkan bahwa rally yen selama satu minggu lalu sudah terlalu berlebihan.

Euro tampak mengalami penurunan sebesar 0.3 persen hari ini terhadap yen dan diperdagangkan pada posisi 125.99 yen per euro. Minggu lalu yen Jepang membukukan peningkatan sebesar 2.6 persen terhadap euro, penurunan mingguan terbesar sejak minggu yang berakhir tanggal 6 Juli lalu.

Penjualan kendaraan bermotor baru Australia di bulan Mei hanya sedikit meningkat, menyusul kejatuhan selama 2 bulan sebelumnya.

USD bergerak netral menjelang pertemuan FOMC pada hari Rabu yang akan datang yang di perkirakan Barclay hanya ada sedikit perubahan

Prospek pemangkasan tingkat bunga di Cina bertambah besar setelah kenaikan tiba-tiba dari tingkat bunga pasar uang jangka pendek

Perdagangan internasional area Euro mengalami surplus 14.9 miliar euro di bulan April 2013 dibandingkan dengan surplus 3.3 miliar 2012

Indeks mata uang Euro pada sore hari ini ( 06/17, 09.09 GMT ) menguat terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 108.33 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak mata uang utama lainnya sekitar + 9 pips atau sekitar + 0.08 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 108.42.

Sentimen positif terhadap indeks Euro nampak menguat setelah Eurostat (kantor statistik Uni Eropa) mengumumkan kepada publik bahwa masih terdapat surplus perdagangan internasional Uni Eropa dengan negara-negara lainnya di dunia.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan indikator fundamental ekonomi Trade Balance yang menunjukkan angka 16.1B kendati sedikit turun dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 18.1B. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih buruk dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat terjadi surplus sebesar 21.2B.

Surplus perdagangan luarnegeri Itali turun ke 1.9 miliar Euro di bulan April dibandingkan dengan 3.24 miliar Euro di bulan Maret

Bundesbank mengingatkan ada tanda-tanda pertumbuhan ekonomi Jerman akan melambat pada musim panas setelah tumbuh kuat di kuartal kedua.

Indeks Dollar AS pada malam hari ini ( 06/17, 14.28GMT ) rebound menguat kendati tipis terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 80.6 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar + 14 pips atau sekitar + 0.17 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 80.74.

Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak naik, setelah National Association of Home Builders (NAHB); menyampaikan bahwa kinerja sektor perumahan AS di bulan Juni menunjukkan kinerja membaik.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi NAHB Housing Market Index yang menguat ke angka 52 dari nilai periode lalu yaitu 44. Adanya kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 45. Dollar AS terpantau bergerak menguat merespon perkembangan tersebut.